han2cute dan keomongkosongannya

berdiri sejak Oktober 2009
  • rss
  • Home
  • Blogger Friends
  • About Me
  • Curriculum Vitae

Kau Tercipta Untukku,,,di Sepanjang Hidupku,,,

han2cute | March 1, 2007 | 4:34 am

aku ingin engkau slalu, hadir dan temani aku, di setiap langkah, yang meyakiniku, kau trcita untukku, di sepanjang hidupku,,,”

yang dikutip di atas tuh lirik lagunya Ungu, yang nyanyi Mas Pasha. dengan suaranya yang merdu dan menghanyutkan hati, dia membawakan lagu yang berjudul “Kau Tercipta Untukku”

 aku, pengen banget kalo lagu itu bisa jadi bagian dari kisah hidupku,,,

aku punya mantan pacar yang sangat aku sayang,,,
aku ma dia putus, bukan gara2 pertengkaran, perselingkuhan, atau perasaan suka menghilang,,,
kita putus karena emang aku yang minta,,,
dia jauh di Jakarta, dan aku di Jogja,,,
tapi aku gak khawatir dia bakal ninggalin aku sih,,,
maybe aku emang terlaliu yakin, atau kePDan,,,
tapi dia udah bener bikin aku percaya,,,
aku gak akan menghianati dia sedikitpun,,,aku bakal coba itu,,,
aku gak mau ngecewain dia yg bener2 sayang, mengerti, dan baik sama aku,,,
semoga dialah makhluk yang diciptakan Allah sebagai pasangan hidupku nanti,,,
amin,,,
semoga dialah makhluk yang tercipta untukku,,,

Related Posts:

  • Kenapa Harus "PUTUS"???
  • Aku Bukanlah Untukmu,,,
  • sakit banget
  • Sedih dan Tangis dalam Tawaku
  • ungkapan cinta di akhir tahun 2008 (jgn dibaca...sumpah...mending ndak usah)
Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
Categories
gombal
Comments rss
Comments rss
Trackback
Trackback

« Sekolahku Keren Juga Sedih dan Tangis dalam Tawaku »

27 Responses to “Kau Tercipta Untukku,,,di Sepanjang Hidupku,,,”

  1. joesatch says:
    March 2, 2007 at 4:38 am

    kalo ndak ada alasan yang valid dan sinkron, knp mesti putus?
    sana, ta’arufnya dilanjutin lagi! :P
    jarak bukan alasan, contohnya saya sendiri, kekekekekekeke!
    malah enak, berhubung jarak jauh, jadi bisa mboyo sithik2 :P

  2. han2cute says:
    March 3, 2007 at 12:52 pm

    ada alesan tertentu knapa aku minta putus,,,
    tapi yg jelas, aku akan selalu mencintai dia,,,
    halah,,,

  3. antosalafy says:
    March 6, 2007 at 3:40 am

    Yah, jika hidup diambil dari inspirasi lagu dan musik, gak akan jamin bakal baik dan bener hidup kita. Kamu kan muslim, kenapa tidak mengambil inspirasi dan tuntunan hidup dar Alquran dan Hadist shahih, yang jelas dan pasti serta dijamin oleh Dzat yang di langit sana akan memawa keberuntungan hidup dunia dan akhirat. Sadarlah dari tidurmu, Nak!

  4. han2cute says:
    March 6, 2007 at 1:02 pm

    hm,,,oke,,,emang sih,,,lagu gak baik kalo buat tuntunan hidup kalo dibandingin Quran Hadits,,
    tapi apa aku gak boleh suka ma lagu yah?!?!?
    aku masih berpedoman ke Quran Hadits kok
    belum munkar,,
    masih lurus2 aja

  5. hendy says:
    March 6, 2007 at 1:28 pm

    amin

    kita liat bsk gmana yah!

    smoga kesampaian cita2 kita,,,

  6. han2cute says:
    March 6, 2007 at 1:32 pm

    nah lo,,,
    yang kutunggu tunggu,,,
    khirnya berkomentar juga,,,
    asek,,,
    asek,,,

  7. antosalafy says:
    March 7, 2007 at 3:15 am

    “hm,,,oke,,,emang sih,,,lagu gak baik kalo buat tuntunan hidup kalo dibandingin Quran Hadits,,
    tapi apa aku gak boleh suka ma lagu yah?!?!?
    aku masih berpedoman ke Quran Hadits kok
    belum munkar,,
    masih lurus2 aja”

    —————————————————————-
    (Fitrah)-nya sudah mengakui bahwa lagu/musik itu tidak baik, tetapi masih saja mengambilnya, dengan alasan ‘perasaan’, seperti apa aku gak boleh suka, dsb. Inilah bahayanya mengedepankan akal dan perasaan di atas Alquran dan Hadist shahih. Allahu yahdikum

    Seorang penyair berkata:
    Ketika dibacakan Al Kitab (Alquran), mereka terpaku, namun bukan karena takut.
    Mereka terpaku seperti orang yang lupa dan lalai.
    Ketika nyanyian menghampiri, mereka berteriak bagai keledai.
    Demi Allah, tidaklah mereka menari karena Allah.

    Kalau kamu masih berpedoman kepada Alquran dan Hadist, saya kasih tahu (karena mungkin kamu belum tahu) bahwa Alquran dan Hadist mengharamkan musik/lagu/nyanyian, berikut petikannya:

    1. Firman Allahu Ta’ala (artinya):“Dan di antara manusia ada yang membeli (menukar) lahwal hadits (nyanyian) untuk menyesatkan orang dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya ejekan, bagi mereka siksa yang menghinakan.” (QS Luqman: 6)
    2. Dari Abi ‘Amir –Abu Malik– Al Asy’ari, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam beliau bersabda: “Sungguh akan ada di kalangan umatku suatu kaum yang menganggap halalnya zina, sutera, khamr, dan alat-alat musik … .” (HR. Bukhari 10/51/5590-Fath)
    3. Dari Abi Malik Al Asy’ari dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya akan ada sebagian manusia dari umatku meminum khamr yang mereka namakan dengan nama-nama lain, kepala mereka bergoyang-goyang karena alat-alat musik dan karena penyanyi-penyanyi wanita, maka Allah benamkan mereka ke dalam perut bumi dan menjadikan sebagian mereka kera dan babi.” (HR. Bukhari dalam At Tarikh 1/1/305, Al Baihaqi, Ibnu Abi Syaibah dan lain-lain. Lihat Tahrim ‘alath Tharb oleh Syaikh Al Albani halaman 45-46)

    Dan masih banyak lagi tentang dalil haramnya nyanyian dan musik. Semoga Allah menunjuki kita semua dan menjadikan kita sebagai hamba yang takut akan adzab serta menjadikan kita sebagai orang yang senang berteman dan berkumpul dengan orang-orang shalih. Allahlah saja yang memberi taufik.

  8. antosalafy says:
    March 7, 2007 at 3:18 am

    4. Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “Dua suara terlaknat di dunia dan di akhirat: “Seruling-seruling (musik-musik atau nyanyian) ketika mendapat kesenangan dan rintihan (ratapan) ketika mendapat musibah.” (Dikeluarkan oleh Al Bazzar dalam Musnad-nya, juga Abu Bakar Asy Syafi’i, Dliya’ Al Maqdisy, lihat Tahrim ‘alath Tharb oleh Syaikh Al Albani halaman 51-52

    Semoga dalil-dalil dari Kitabullah yang suci dan Sunnah yang mulia ini tidak dimentahkah (dibantah) dengan kaliamt: “menurutku begini…”, “kan itu zaman dulu”, “maksud ayatnya bukan begitu”, “kan ada ‘ulama’ yang membolehkan”, atau “emang apa sih jeleknya atau pengaruh jeleknya”.

  9. han2cute says:
    March 7, 2007 at 12:51 pm

    no komen lah buat anto salafy,,,
    aku g bisa bilang g setuju kalo ma ayat Al Quran atau Hadits
    oke,,,oke,,,
    banyak pendapat ttg haramnya musik atau halalnya musik
    emangnya, definisi haram atau halal tuh apa???
    di Hadits2 di atas kok g ada tulisan “musik itu haram”???
    apa g semua musik haram???
    masak haram 100%???
    kan g buat maksiat,,,cuma bwt seneng2,,,dan menyuarakan isi hati

  10. antosalafy says:
    March 7, 2007 at 1:33 pm

    Bener dugaanku, pasti ditanggepi karo ‘perasaan’ dan ‘prasangka’. Yo wis lah….! Ayat wis disampaikan, hadist shahih sudah dinukil. Ini baru satu hal, soal musik/nyanyian, belum soal haramnya foto/gambar bernyawa-seperti fotomu itu. Kalau nggak punya malu ya silakan berbuat semaunya. Allahu yahdikum. Semoga Allah menunjukimu dan kita semua. Memang ngaji, datang ke majelis taklim, baca siroh nabi-siroh shahabah wa shahabiyah-siroh ulama itu sangat perlu dan lebih bermanfaat, bisa mendatangkan ilmu dan faedah dalam hidup kita, bisa tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Setelah tahu, kita tinggalkan yang buruk, memperbanyak amalan shalih. Akhirnya, hati kita akan hidup dan peka. Berbeda ketika kita jauh dari majelis taklim/ilmu, males ngaji, males baca-baca kitab, atau hal-hal yang mendekatkan kita kepada Allah, hati kita akan terkunci mati, kering, mbalelo, gambang maksiat, ndak peka sama lingkungan, tidak tahu mana yang buruk, heran sama yang baik krn sedikit yang mengerjakan. Apalagi kalau hidup di tengah-tengah lingkungan rusak seperti Jakarta. Susah mau berbuat baik, asing. Semoga Allah memberikan taufik-Nya kepada kita. Amin

  11. han2cute says:
    March 7, 2007 at 1:36 pm

    yah,,,buat antosalafy,,,semoga doamu tercapai yah,,,
    amin,,,
    yang jelas,,,aku punya pendapat, kamu juga,,,
    jadi,,,hargai pendapat orang lain,,,
    diajarin di agama kan???
    aku lagi g bisa mikir, kena masalah besar,,,
    jgn tambah lagi,,,
    liat blogku yg baru toh??

  12. joesatch says:
    March 7, 2007 at 6:25 pm

    wis…wis…han…
    ra sah diladeni kae. mungkin lagi mencari korban baru yang bisa “didakwahi” beliaunya, berhubung wadehel sama aku sudah “ga mempan didakwahi” sama beliaunya. kamu berpendapat seperti apapun pasti dinilai salah terus sama dia. yang bener kan CUMA pahamnya :P lainnya salah semua dan bakal masuk neraka (neraka versinya dia, maksudnya…kekekekeke!)

  13. han2cute says:
    March 9, 2007 at 12:52 am

    hm,,,s7 sekali bang Joe,,,
    bisa gila kalo aku mikirin kata2 mas itu,,,
    masih bnyk hal lain yg harus aku urusin lah,,,
    hahaha,,,
    make it easy,,,

  14. joesatch says:
    March 9, 2007 at 1:48 am

    jangan berpatokan pada paham atau “kata2 sesepuh”. ingat, junjungan kita cuma rasulullah muhammad. cukup berpatokan pada cara beliau berdakwah :) nggak perlu salafush shaleh, ikhwanul muslimin, wahaby, atau firqah2 apapun itu. cukuplah dengan mengaku sebagai “islam” :D

  15. antosalafy says:
    March 9, 2007 at 3:56 am

    To: Joesath dan yang lainnya yang sepaham/yang netral

    Kalau sesepuh itu mbahmu ya mungkin saja. Hahaha. Kalau kita hidup di zaman Rasulullah, tepat dan cukup kalau bilang saya Islam. Tapi bergulirnya waktu dan penyimpangan yang dilakukan manusia setelah zaman tersebut, maka muncullah aliran-aliran baru dalam Islam, seperti Khawarij, Jahmiyah, Mu’tazilah, Qadariyah, ada lagi Syiah. Mereka ini juga mengaku Islam. Bagaimana kamu akan membedakan diri dengan kelompok mereka? Khawarij, ibadahnya masya Allah, puasanya, shalatnya, saya yakin kamu kalah dibanding mereka. Tapi meskipun “dahsyatnya” ibadah mereka,panutan kita Rasulullah shalallahu alaihi wasallam tetap menjuluki khawarij dengan “Khawarij adalah anjing-anjing neraka.” (HW Ibnu Majah)Mengapa demikian? Maukah kamu disebut kelompok Khawarij?

    Kemudian, kelompok Syiah juga mengaku Islam. Tapi, mereka ubah-ubah Alquran. Mereka mengkafirkan para shahabat Rasulullah, kecuali beberapa saja. Mereka juga menganggap imam mereka ma’shum dan derajatnya lebih tinggi dari para nabi. Mereka ini seperti Yahudi. Para ulama mengkafirkan kelompok Syiah ini. Maukah kamu disebut penganut Syiah?

    Belum lagi kelompok Jahmiyah, Qodariyah, dll banyak sekali. Mereka ini mengaku Islam, pegangannya juga Alquran Hadist. Apa mau kamu disebut/dicap dengan kelompok-kelompok sesat ini. Sekarang, pertanyaannya: “Cukup berpatokan pada cara beliau berdakwah (ikon mringis) nggak perlu salafush shaleh. Lalu, pertanyaan saya: Apa dan bagaimana cara Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam berdakwah? Mungkin, kamu yang nggak kelar-kelar kuliah komputer ini bisa menjelaskan dengan dalil Alquran dan Hadist shahih melalui keahlian komputermu? Wallahul musta’an

    Perlu diketahui bahwa shalafush shaleh adalah para pendahulu yang shaleh, yakni para shahabat Rasulullah yang hidup di zaman turunnya wahyu, tahu kapan turunnya wahyu, mengerti bagaimana ayat turun, tahu di mana ayat turun, paham bagaimana maksud ayat itu, kemudian mereka langsung mempraktikannya di depan Rasulullah, ketika salah Rasulullah menegur dan membetulkannya, dan Rasulullah ridha kepada mereka para shahabat sehingga beliau shalallahu alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian…dst.” (HR Ahmad shahih). Kalau dikatakan sebaik-baik manusia, berarti baik dari segala sisi, yakni akidahnya, manhajnya, dakwahnya, ibadahnya, akhlaknya, muammalahnya, dst. Berarti, kalau kita ini ingin baik dan bener serta ingin lurus jalan kita, ya mau tidak mau harus kudu wajib mengikuti para shahabat (shalafus shaleh). Allahu yahdikum

    Al Imam Al Albani dalam diskusinya dengan seseorang (Abdul Halim Abu Syakkah, yang direkam dalam kaset yang berjudul “Ana Salafi”, dan inilah sebagian hal yang penting dari diskusi itu:

    Syaikh Al Albani berkata: “Jika dikatakan padamu, apa madzhabmu, maka apa jawabanmu?”
    Abdul Halim Abu Syakkah: “Muslim”
    Syaikh Al Albani: “Ini tidaklah cukup”
    Abdul Halim Abu Syakkah: “Allah telah menamai kita dengan muslim (kemudian dia membaca firman Allah), ‘Dia lah yang telah menamai kalian orang-orang muslim dari dahulu (Al Haj 78)’”
    Syaikh Al Albani: “Ini merupakan jawaban yang tepat, jika berada pada saat Islam itu pertama kali muncul, sebelum firqah-firqah bermunculan dan bersebaran. Tapi jika tanyakan, pada saat ini, pada setiap muslim dari berbagai macam firqah yang berbeda dengan kita dalam masalah aqidah, maka jawabannya tidaklah jauh dari kalimat ini. Mereka semua, seperti Syi’ah, Rafidlah, Khawarij, Nusayri Alawi (dan lain-lain), akan berkata ’saya muslim’. Oleh karena itu, penamaan muslim tidak cukup pada saat ini.”
    Abdul Halim Abu Syakkah: “Kalau begitu, (saya akan berkata) saya adalah muslim berdasarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah”
    Syaikh Al Albani: “Ini juga tidak cukup”
    Abdul Halim Abu Syakkah:”Kenapa?”
    Syaikh Al Albani: “Apakah kamu menemukan dari mereka yang telah kita sebutkan tadi, akan mengatakan ,’kami adalah adalah muslim yang tidak berdasarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah?’ atau seorang dari mereka berkata “saya adalah muslim yang tidak berdasarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah?”

    Kemudian Syaikh Al Albani menjelaskan dengan jelas akan pentingnya berada di atas Al Qur’an dan As Sunnah dengan cahaya pemahaman Salafush Shalih.

    Abdul Halim Abu Syakkah: “Kalau begitu, saya akan menyatakan bahwa saya adalah muslim yang berdasarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah dengan mengikuti pemahaman salafus shalih”
    Syaikh Al Albani: “Jika seseorang bertanya padamu tentang madzhabmu, apakah ini yang akan kamu katakan?”
    Abdul Halim Abu Syakkah: “Ya”
    Syaikh Al Albani: “Bagaimana pendapatmu, bila kita menyingkat kalimat ini (muslim yang berdasarkan pada Al Qur’an dan As Sunnah dengan mengikuti pemahaman salafus shalih), bukankah sebaik-baik perkataan adalah yang singkat namun mempunyai arti yang sangat bermakna, maka kita katakan ini dengan ‘Salafi’”. (Selesai penukilan)

    Maka intisari dari percakapan itu adalah penamaan muslim atau sunni tidaklah cukup, sebab semua orang akan menyatakan demikian. Dan Imam Al Albani telah menekankan pentingnya Al Haq untuk membedakan diri dari kebathilan, dengan berdasarkan pada aqidah dan manhaj, yang diambil dari salafus shalih, yang merupakan lawan dari macam-macam firqah dan hizbi yang memahami dien ini dengan berdasarkan pada pemikiran guru-guru mereka atau pemimpin-pemimpin mereka dan tidaklah mereka mengambilnya dari salaf, secara fundamental.

    cari juga sumbernya di: http://www.salafipublications.com, artikel ID: SLF010007

    SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN TAUFIK DAN HIDAYAHNYA KEPADA KITA SEMUA. AMIN

  16. calonorangtenarsedunia says:
    March 9, 2007 at 4:41 am

    $antosalafy
    waduh2…sinis sekali ucapannya,mas…
    dakwah sih…
    tapi kok kurang Ihsan gitu kayaknya,,
    masa iya pake bawa2 kuliahnya si joesatch yg ga kelar2?
    apa lagi diceramahin segitu panjang pake ayat2,,
    kalo mas berpendapat joesatch ga mampu menjelaskan karena kuliahnya ga beres2 ya apalagi kalo diceramahin segitu panjang,,
    pusing lah kepalanya…
    berdakwahlah dengan bahasa kaummu,,
    #joesatch
    kuliaaahh…kuliaaahh…
    *ngacir….*

  17. han2cute says:
    March 9, 2007 at 8:41 am

    astaghfirullah,,,
    Ya Allah,,,
    kok bisa2nya sesama muslim malah saling mencela gitu?!?!?
    bukan saling ding, tapi sepihak,,,
    yang namanya Muslim tuh menghargai perbedaan, asal masih berpegang ama Qur’an Hadits,,,
    dasar,,,
    mbok ya jgn seenaknya sendiri kalo berdakwah,,,
    njelek2in orang pula!!!
    urusan dia g lulus2 gak usah diungkit ungkit lah,,,
    g lulus2 bukan berarti g mampu bersaing di dunia kerja,,,
    apalagi di ilmu komputer,,,
    jgn sok tau lah mas antosalafy,,,
    lama2 aku g bisa respek ma kamu,,,
    jgn bilang kalo aku termasuk munkar!!!awas lo!!!
    fitnah2 sembarangan!!!

  18. antosalafy says:
    March 9, 2007 at 10:10 am

    Han2 berkata: “kok bisa2nya sesama muslim malah saling mencela gitu?!?!?”…..”yang namanya Muslim tuh menghargai perbedaan, asal masih berpegang ama Qur’an Hadits.”….”lama2 aku g bisa respek ma kamu.”…..”njelek2in orang pula!!!

    Antosalafy berkata: Dia (dan pendukung Mr. J lainnya) marah ketika saya membicarakan Mr. J, padahal isinya masih berupa nasihat yang dinukil dari hadist dan perkataan ulama. Namun, anehnya “dia” nggak marah atau tersinggung sedikit pun ketika shahabat Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dilecehkan. Mr. J bilang: “nggak perlu salafush shaleh….” Jadi, menurut Mr. ini bahwa para shahabat radhiallahu ‘anhum, ucapan-ucapan, perbuatan-perbuatan, dan persaksian-persaksian mereka itu gak penting sama sekali. Maka Mr. J ini dengan angkuhnya bilang “nggak perlu shalafush shaleh”. Dan sebelumnya, Mr. J juga bilang: “jangan berpatokan pada paham atau “kata2 sesepuh”…”. Jadi, maksudnya perkataan para ulama ahlus sunnah, fatwa-fatwa mereka, nasihat-nasihat mereka kepada kaum muslimin itu jangan dipakai, nggak usah didengarkan. Wissssssss, ngaku Islam aja cukup kok, entah itu cuman KTP atau turun-menurun dari orang tua, atau sekadar ngaku-ngaku aja. Ironis! Hal-hal seperti ini nggak direspon dengan nasihat/teguran/bantahan. Tapi dibiarkan begitu saja seperti angin lalu, nggak ada masalah. Padahal ini adalah masalah besar! Masalah melecehkan para shalafus shaleh adalah masalah besar! Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kalian mencela shahabat-shahabatku, demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya salah seorang di antara kalian berinfaq dengan emas sebesar gunung uhud, tidak akan dapat menyamai (pahala) satu mud infaq mereka, tidak pula setengahnya.” (Muttafaqun ‘alaih). Dan masalah melecehkan para ulama adalah masalah besar! Allah berfirman (artinya): “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” (QS Fathir: 28). Wahai, saudariku, perhatikan ini! Dan berfikirlah dengan jernih.
    Allah berfirman (artinya): “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS Al-Isra’: 36).

    Namun, sungguh menyedihkan ketika omongan gombal seperti “kalo ndak ada alasan yang valid dan sinkron, knp mesti putus? sana, ta’arufnya dilanjutin lagi!” malah disenengi dan dijadikan sebagai penyemangat hati. Padahal jelas maksudnya adalah “pacari lagi sono”. Mbok, takutlah kepada Allah, adalah suatu dosa “berduaan dengan laki-laki/wanita yang bukan mahramnya”, “pacaran”, “pegang-pegangan”, “telpon-telponan”, atau yang semisalnya dari perbuatan maksiat dan zina. Wal’iyadzubillah. Aku memohon ampun kepada Allah dan semoga Dzat yang di langit mengampuni dan merahmatiku dan kita semua. Allahul musta’an wa ilallahi musytaka. Ingatlah saudariku, bangunlah dari tidurmu! Tidaklah teguran dan nasihat itu disampaikan, kecuali karena rasa sayang dari sesama saudara muslim. Saudaraku sesama muslim, jangan anggap remeh masalah agama karena besar tanggung jawabnya. Jika kita tidak tahu, cukuplah kita diam karena bisa jadi ada hikmah di balik itu http://antosalafy.wordpress.com/2007/01/31/diam-adalah-hikmah/.

  19. han2cute says:
    March 10, 2007 at 2:13 am

    hm,,, ya udahlah,,,mau ngomong apa diriku,,kamu juga g bakal mau menerima,,,
    tapi yang jelas,,,aku ya aku,,,kamu ya kamu,,,
    sama2 ISLAM toh???
    kalo org lain g bisa didakwahi lagi,,,
    jgn ngejk bisa toh?!?!?
    itu aja dah cukup,,,
    kan aku cuma bilang gt,,,,
    g perlu dijelasin secara rumit dan berbelit belit!!!

  20. Anggorodewanto says:
    March 10, 2007 at 10:11 am

    Awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa’awa
    Ini kok ribut amat ya?
    Kalo masing-masing punya pedapat mbok ya ditulis di blog masing-masing aja, g usah pada menuh2in blog orang.
    Gitu kan jadi damai, ya apa nggak mas2 mbak2?
    Comments kan bukan ajang hujat gini to?
    Kalo masing-masing udah ngerasa benar, ya udah nggak usah maksa pendapat ke orang lain.
    Tau g kalo kewajiban kita itu hanya menyampaikan, bukan memaksa?
    Wis, aku nggak usah ikut disebut-sebut lho ya, saya hanya penengah di sini. Walaupun saya sebenarnya membela yang punya blog lha wong sahabat saya… Buat mas yang menuh2in blognya, tolong ya distop dulu, dianya lagi banyak masalah tuh, selain masalah comments2 kepanjangan nggak karuan bin nggak kebaca itu, masalahnya udah jauh lebih mbulet.
    Semua oke? oke aja lah ya….

  21. Fira says:
    March 10, 2007 at 10:25 am

    Dijalanin ajalah……….
    Menanggapi comments orang yang berwujud bunga….
    cuekin aja!!!!kurang kerjaan tuh orang macam gitu!!
    Dunia g butuh orang yang sukanya memaksakan kehendak dan menganggap dirinya yang paling benar.Biarin aja kamu jalani hidupmu!Belum tentu hidupnya dah bener!Dia g berhak memvonis kamu kayak gitu!!!yang berhak hanyalah Allah SWT semata!!!!No gagas!!!!!OK!!!!

  22. hanna says:
    March 10, 2007 at 12:49 pm

    hm,,,akhirnya bala bantuan datang. maksudnya?!?!? hehehe,,,yah, orang yang teraniaya pasti dapet bantuan,,,hehehe,,,g teraniaya ding,,,cuma keganggu dikit (apa banyak ya?)
    tp gpp, perbedaan bikin Indonesia kaya

  23. anung says:
    March 11, 2007 at 1:06 am

    gampangane…
    wis tho tinggal turu wae..
    tangi2 paling2 wis beres dewe kok…
    wakakakakak

  24. hanna says:
    March 11, 2007 at 5:31 am

    hohoho
    jgn kejem2 ah
    aku g segitu kejemnya
    pendapat org bebas2 aja kok
    jadi,,,,
    aku bolehin ja dia memberi “sesuatu” kepadaku

  25. joesatch says:
    March 12, 2007 at 2:58 pm

    huekekekekeke!!!
    memang personal attack itu kdg2 bikin sebel, kok. cuma ya…ndak usah dianggap aja, han. toh yang ngasi kamu “petuah” macem2 itu nggak mampu masuk ilkomp ugm, kekekekeke…

  26. hanna says:
    March 14, 2007 at 5:53 am

    hahaha
    setuju!!!!!!!!!!!

  27. Bertemu Salafy, Bantai Salafy « The Satrianto Show! says:
    March 31, 2007 at 6:59 am

    [...] lebih elegan dari Abu Aqil. Caciannya nggak langsung pakai kata-kata kotor, misalnya aja yang ini: To: Joesath dan yang lainnya yang sepaham/yang [...]

Leave a Reply

Click here to cancel reply.

Join Us

Yahoo Messenger

My Facebook

Hanna Pika Pika

Create Your Badge

 

March 2007
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Shout Box


ShoutMix chat widget

Spam Blocked

10,126 spam comments
blocked by
Akismet

Archives

Categories

  • english (5)
  • gejegeje (40)
  • gombal (18)
  • han2cute (64)
  • My Tax’s article (21)
  • organisasi (15)
  • skripsi (35)
  • Uncategorized (1)

StatPress

Visits today: 81
Total visit: 15837
Top OS: Windows XP
Top browser:
Top post:
IP: 38.107.179.224
Sejak: October 4, 2009

Recent Posts

  • Ipad
  • being the best then get ipad 2 ?!?
  • Long Time No See
  • bye bye wisuda
  • PPS BRI

Recent Comments

  • han2cute on being the best then get ipad 2 ?!?
  • si.tam.pan on being the best then get ipad 2 ?!?
  • YUSANA EXPRESS GOLDENYDSPOJOK RELOAD on toko online kena pajak = EMOH AH !
  • admin on Bahan Sistem Informasi Terdistribusi kita sayaaaaaang,,,,
  • admin on entah mau posting apalagi…(motor saya sudah bener lagi,200rb melayang)

RSS Kantin Milan

rss Comments rss valid xhtml 1.1 design by jide powered by Wordpress get firefox